Metrogayo.com | Aceh Tengah - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Aceh Tengah. Kali ini api melalap satu unit rumah warga di Dusun Bernung, Kampung Lelabu, Kecamatan Bebesen pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 08.15 WIB.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Andalika membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, kebakaran menghanguskan satu unit rumah berkontruksi semi permanen milik Suryani beserta seluruh isi di dalamnya.
“Benar, telah terjadi kebakaran di Dusun Bernung, Kampung Lelabu, Bebesen. Satu unit rumah milik ibu Suryani hangus terbakar bersama isinya. Saat kejadian pemilik rumah sedang tidak berada di tempat,” ujar Andalika kepada Awak media, Selasa 1/9/2026.
Lebih lanjut Andalika menjelaskan, selain rumah milik Suryani, api juga sempat merembet dan mengenai satu unit rumah lainnya. Rumah yang terdampak tersebut diketahui milik Eman, 50 tahun, warga setempat.
“Alhamdulillah, untuk rumah kedua hanya terdampak saja. Kerusakannya tidak separah rumah milik ibu Suryani,” katanya.
Menerima laporan warga, BPBD Aceh Tengah langsung mengerahkan 3 unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Proses pemadaman juga dibantu oleh personel TNI, Polri serta masyarakat sekitar.
“Personel Damkar dibantu personel TNI dan Polri serta masyarakat bersama-sama melakukan pemadaman. Alhamdulillah api dapat dikendalikan sekitar 20 menit dari waktu pertama kali kejadian,” jelas Andalika.
Cepatnya penanganan di lapangan membuat api tidak sempat menjalar lebih luas ke rumah-rumah warga lainnya. Kondisi Dusun Bernung yang merupakan pemukiman padat membuat petugas harus bekerja ekstra agar api tidak merambat.
Beberapa warga yang berada di lokasi juga terlihat membantu dengan membawa air dan peralatan seadanya untuk memadamkan api sebelum armada Damkar tiba.
Andalika memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan cukup besar karena seluruh isi rumah milik Suryani tidak dapat diselamatkan.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Untuk penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Kami masih menunggu hasil olah TKP dari kepolisian,” tandasnya.
Pasca kejadian, pihak BPBD bersama aparatur kampung dan kecamatan langsung melakukan pendataan dan koordinasi untuk memberikan bantuan awal kepada korban.
Andalika mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh Tengah agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di pemukiman dengan kontruksi semi permanen dan berbahan kayu.
“Kami imbau warga untuk selalu mengecek kompor, arus listrik, dan sumber api lainnya sebelum meninggalkan rumah. Di musim kemarau seperti ini, percikan kecil bisa menyebabkan kebakaran besar,” imbaunya.
Hingga berita ini diturunkan, lokasi kejadian masih dijaga oleh aparat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sementara korban dan keluarga saat ini mengungsi sementara di rumah kerabat terdekat.(Hidayatsabirun)

