Lensagayo.id | Gayo Lues – Bupati Gayo Lues, Suhaidi menegaskan kepada Kepala SKPK bahwa program penanaman kopi yang akan dilaksanakan pada bulan September ini harus mencakup dengan ketat, dimulai dari penyebaran bibit hingga proses penanaman bibit kopi nantinya. Senin (07/09/2026).
“Saya mau pencairan biaya terkait kopi ini ke Rekening kelompok nanti di cairkan setelah setip KK dalam kelompok tersebut sudah benar-benar menanam kopinya” Tegas Bupati pada rapat rutin dengan para Asisten dan Kepala SKPK di Aula Setdakab Gayo Lues.
Ia juga meminta peran ASN dalam melakukan pengawasan atau pemantauan untuk memastikan bibit tersebut ditanam dengan benar.
“Satu desa itu minimal ada satu ASN untuk menjadi penanggung jawab, supaya masyarakat kita ini benar-benar menanam kopi yang sudah kita bagikan. Kita pun jangan hanya mengantarkan bibit terus pulang, ini saya pastikan program ini tidak jalan,” Tegas Bupati.
Bupati Menegaskan, jangan ada alasan dari petani saat mereka dilapangan terkendala hal-hal seperti jalan, bibit tidak bagus dan lainnya sehingga penanaman tersebut tidak berjalan.
Dinas Pertanian Harus Pastikan Program Berjalan Lancar
Bupati Gayo Lues menekankan agar Dinas Pertanian menjalankan program yang ada sesuai dengan yang diharapkan mengingat program Bupati-Wakil Bupati 70 persennya ada di Dinas Pertanian.
“Saya tidak mau lagi mengulang konsep tapi sekarang kita sudah berbicara teknis. Artinya bagaimana program ini berjalan sesuai dengan yang kita inginkan,” Tekannya.
Selain itu, Bupati juga meminta Dinas Pekerjaan Umum melakukan pembersihan jalan perkebunan menggunakan anggaran rutin untuk pembersihan atau pembukaan akses jalan ke perkebunan warga menggunakan alat berat
“Tidak usah di kontrak itu terlalu banyak habis anggaran kita, kalau milik UPTD cukup bayar gaji operator dan beli minyaknya. Sehingga uang yang ada sedikit itu bisa bermanfaat untuk petani kita,” Tegasnya.
Penyerahan Bibit Menunggu Kondisi Layak Tanam
Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues, Ir. Hakim melaporkan dihadapan seluruh peserta rapat, pembagian Bibit akan dibagikan kepada masayarakat pada akhir September ini. Menurutnya kondisi cuaca sangat mempengaruhi kondisi tanaman.
“Melihat Kondisi cuaca, akhir September ini kopi akan kami bagikan. Kita menunggu kondisi bibit sesuai dengan kriteria pebagian yang telah ditentukan Kementerian”. Ujarnya.
Pembentukan Tim Percepatan Hutan Sosial
Bupati Gayo Lues juga menyebutkan, ia dan Wakil Bupati Gayo Lues telah membetuk tim percepatan hutan sosial. Tim ini bertujuan agar pada tahun 2027, Gayo Lues sudah memiliki lahan untuk mengembangkan kopi, kakao serta komoditi lainnya.
“Hal ini dilakukan agar kita tidak terbentur lagi dengan regulasi dari Kementerian Kehutanan. Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan dan beliau menyetujuinya,” Ujar Bupati.(Rill/Hidayatsabirun)

