Metrogayo.com | Bener Meriah — Kondisi kesehatan sejumlah murid sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, yang sebelumnya dilaporkan mengalami keluhan mual dan muntah setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), kini menunjukkan perkembangan positif.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, S.STP., M.AP., memastikan kondisi para murid yang mendapat penanganan di Puskesmas Lampahan tersebut berangsur membaik.
Hal itu disampaikan Riswandika saat meninjau langsung kondisi para siswa di Puskesmas Lampahan, menyusul penanganan yang dilakukan tenaga kesehatan bersama instansi terkait.
Menurut Riswandika, keluhan mual dan muntah yang sebelumnya dialami para murid kini sudah tidak ditemukan lagi. Kondisi kesehatan mereka juga disebut terus menunjukkan progres pemulihan.
“Berdasarkan laporan yang kami terima dari kawan-kawan tenaga kesehatan, progresnya menanjak. Kondisi adik-adik kita, anak-anak kita, jauh membaik dari sebelumnya dan keluhan mual serta muntah sudah tidak ada lagi,” ujar Riswandika di Puskesmas Lampahan.
Meski kondisi para murid mulai membaik, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah belum memastikan penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan tersebut.
Riswandika mengatakan, pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebelum menyimpulkan apakah keluhan yang dialami para murid berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi atau faktor lainnya.
“Kita belum berani memastikan apa asal-dasarnya, karena dari laporan yang didapat, hampir seluruh siswa-siswi di sekolah tersebut mengonsumsi makanan yang ada. Kita selidiki dulu secara objektif,” katanya.
Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut, tim gabungan telah mengambil sejumlah sampel dari lokasi. Pemeriksaan melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), tenaga kesehatan, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bener Meriah.
Sampel tersebut selanjutnya akan menjalani pemeriksaan laboratorium untuk memperoleh hasil yang dapat menjadi dasar dalam menentukan penyebab keluhan kesehatan yang dialami para murid.
Pemkab Bener Meriah menegaskan penanganan dan investigasi dilakukan secara hati-hati agar kesimpulan yang disampaikan kepada masyarakat berdasarkan hasil pemeriksaan yang valid.
Selain penanganan terhadap para murid, pemerintah daerah juga mengambil langkah pengawasan terhadap fasilitas pengolahan makanan atau dapur yang berkaitan dengan program MBG.
Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan proses penyediaan makanan bagi para siswa berjalan sesuai ketentuan dan memperhatikan aspek keamanan pangan.
Hingga saat ini, kondisi para murid yang mendapat perawatan di Puskesmas Lampahan dilaporkan terus membaik. Sementara penyebab pasti munculnya keluhan mual dan muntah masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari sampel yang telah diambil tim terkait.(Hidayatsabirun)

